Senin, 12 September 2022
ketagihan sedekah
Hari ini alhamdulillah Allah mudahkan kembali bersedekah, ada iuran sukarela di kantor kecamatan untuk membantu bu wulan atas meninggalnya orang tua beliau. Alhamdulillah Allah mudahkan bisa bersedekah 100.000. Janji Allah memang benar adanya bukan hanya dibalas 10 x lipat tapi pada hari yg sama langsing 100 x lipat. Dapat rezeki 10 juta, 3 juta dari kades arga mulya bagi bagi rezeki, 7 juta dari pembayaran gps sungai kuning. Alhamdulillah. Teruslah bersedekah bila ingin kaya
Sabtu, 07 Mei 2022
kajian manhaz ahlusunah
Kalau kita belum bisa mendamaikan dan menyelesaikan masalah minimal kita jangan membuat masalah. Hendaklah berlapang dada, kita ahlusunnah harus tegas tapi tidak keras. Agar dakwah lebih mudah untuk sampai. Nikmat sunnah itu tidak bisa di ganti dengan sesuatu apapun.
Umat islam harus menjadi satu tidak terpecah belah. Orang yahudi dan nasrani selalu berupaya untuk menggiring kita ke agama mereka. Mengikuti sunnah adalah beragama secara menyeluruh/kaffah. Melarang berselisih dan berpecah belah setelah datang kejelasan atas kalian. Islam selalu mengarahkan ummat untuk berjamaah. Semisal puasa idul fitri idul adha adalah ketika jamaah berpuasa beridul fitri dan beridul adha. Ahlusunnah mengajak kepada perdamaian dan tidak suka mengajak kepada sikap menyelisihi utamanya pemerintah. Perkara Muktabar (terhormat/mulia)
Rasulullah menjadi sosok ditengah sahabat untuk menyelesaikan perselisihan. Oleh karena itu saat ini dibutuhkan sosok seperti beliau yg bisa menyelesaikan perselisihan dan mempersatukan ummat
Rasulullah mengabarkan peristiwa yg akan terjadi setelah beliau bahwa kalian akan mendapati sepeninggalanku perselisihan/perpecahan yg banyak. Bagian dr mukjijat kenabian. Rasulullah memberikan tips berpeganglah kepada sunnahku dan sunnah khulafauroshidin agar kita selamat, Sirotolmustaqim hanya satu. Rasul berpesan. Yahudi terpecah menjadi 71 golongan, nasrani menjadi 72 golongan dan ummatku menjadi 73 golongan. Dan hanya 1 yang akan selamat masuk kedalam surga. Caranya adalah beragama mengikuti jalannya para sahabat beragama, yakni dengan belajar menuntut ilmu agama yg benar.
Perpecahan mayoritas disebabkan oleh kebodohan akan ilmu di bantu dengan pengaruh dari yahudi dan nasrani semisal Syiah dan qodariah dll. Sebaik baik ummat adalah jaman nya sahabat kemudian setelahnya (tabiin) 1 sd 100 H sekitar 180 H kemudian setelahnya (tabiut tabiin) 180 sd 220 H jaman ini perpecahan ada tapi minim sekali. Setalh itu semakin banyak karena ummat semakin jauh dari ilmu
Semakin sedikit ulama maka kerusakannya akan semakin besar, apa lagi orang2 penting disuatu wilayah tidak paham agama maka semakin besar kerusakan di wilayah tersebut.
Hanafi 179 H, Syafii 204 H, ahmad 241 H wafat semua ahlusunnah waljamaah
Khalifah almaun keni fitnah mutazilah mengatakan alquran makhluk, untuk menjaga akidah imam Syafii hijrah ke mesir, mutasim melanjutkan almaun memenjarakan imam akhmad, pengikutnya imam Akhmad menawarkan memberontak. Tapi beliau melarang jangan sampai ada pertumpahan darah. Muwafiq sama melanjutkan mahzab negara mutazilah. Setelah itu khalifah selanjutnya kembali kepada ahlusunnah karena Allah dan kesabaran imam Akhmad. Sejak Khalifahurosidin sampai dinasti Muawiyah, abasiah dan umayah semua bermanhaz ahlusunnah terkecuali sedikit
Sesi pertanyaan
Apabila ada ustad yg salah apakah kita bisa kita masih mengambil ilmu? Tabayun, bertanya kepada ahli ilmu dan jangan menjatuhkan beliau.
Bagaimana mengetahui org berakidah ahlusunnah krn skrg dari penampakan sunnah ternyata khawariz atau yg lain? Seiring berjalannya waktu pasti kelihatan. Tdk terburu buru hati2 dan jaga jarak untuk bermajelis dengan merka agar tdk merusak pemahaman aqidah kita. Tetapi dalam hal muamalah tetap baik.
Orang awam itu dalam hal ibadah taqlid, dalam hal aqidah orang awam taqlid kepada uustadnya. Mahzab itu salah satu rana ulama untuk belajar. Bermahzab atau tidak bermahzab tidak jadi soal. Tetapi harus bermanhaz
Kamis, 28 April 2022
makna kalimat tauhid
@ Jangan mengidolakan orang2 kufar,
@ Seorang muslim membangun kecintaanya dibatas tauhid kepada Allah
@ konsekuensi tuntutan makna kalimat tauhid : tidak ada zat yg boleh di ibadahi kecuali Allah. Menjalankan ibadah hanya di tujukan kpd Allah dan meninggalkan kesyirikan kekufuran
@ dalam alfatihah : berilmu beramal
Maghdub : yahudi berilmu tdk beramal Dhollin : nasrani beramal tdk berilmu
@ masalah tauhid adalah masalah yg paling penting
@ imam Syafii : ridho manusia adalah suatu titik yg mustahil di capai
Senin, 04 Juni 2018
memetakan kebahagian
bahagia adalah idaman semua orang. tapi apakah semua orang tau hakikat bahagia. belumlah tentu karena banyak yang masih memandang sempit makna sebuah kebahagian. bahagia adalah situasi dimana seorang manusia merasa aenang di dalam batinnya dan terkadang bisa terlihat di dimensi fisiknya bahwa dia sedang bahagia. untuk lebih mengenal apa itu bahagia ada baiknya kita petakan secara garis besar hal hal yang membuat manusia menjadi bahagia. yakni :
1. bahagia karena beriman dengan iman yang benar kepad Allah swt inilah puncak kebahagian tertinggi dimana yang menjadi puncaknya lagi adalah ketika seseorang telah berjumpa dengan Rabb nya dalam keadaan Rabbnya ridho terhadapnya di dalam aurga yg kekal abadi.
2. bahagia karena beramal sholeh dan beribadah kepada Allah. sebagian manusia menerasa kesenagan dan kenikmatan ketika sedang beribadah kepada tuhannya dan beramal sholeh
3. bahagia karena membantu orang lain. sebagian manusia merasa bangga dan bahagia ketika membantu sesama mengajar memberi ilmu harta tenaga dll
4. bahagia karena hubungan keluarga misal lahirnya anak, menikah dll, anak ultah dll
5. bahagia karena mendapat rizki berupa apa saja makanan minuman pakaian uang dll
6. bahagia karena mendapat prestasi misal rangking 1 dapat piagam penghargaan dll
7. bahagia karena lulus suatu level pendidikan lulus tk sd smp sma sd doktor
8. bahagia karena diberikan kesehatan dan kesembuhan dr penyakit.
9. bahagia karena menang. menang perang menang pertandingan bola dll
10. bahagia karena bebas. bebas utang bebas penjara bebas merdeka dll
11. bahagia karena menyaksikan keindahan. keindahan alam musik film dll
12. bahagia karena dapat melakukan pekerjaan sesuai harapan.
13. bahagia karena orang lain bahagia. turut bahagia teman sukses. dll
1. bahagia karena beriman dengan iman yang benar kepad Allah swt inilah puncak kebahagian tertinggi dimana yang menjadi puncaknya lagi adalah ketika seseorang telah berjumpa dengan Rabb nya dalam keadaan Rabbnya ridho terhadapnya di dalam aurga yg kekal abadi.
2. bahagia karena beramal sholeh dan beribadah kepada Allah. sebagian manusia menerasa kesenagan dan kenikmatan ketika sedang beribadah kepada tuhannya dan beramal sholeh
3. bahagia karena membantu orang lain. sebagian manusia merasa bangga dan bahagia ketika membantu sesama mengajar memberi ilmu harta tenaga dll
4. bahagia karena hubungan keluarga misal lahirnya anak, menikah dll, anak ultah dll
5. bahagia karena mendapat rizki berupa apa saja makanan minuman pakaian uang dll
6. bahagia karena mendapat prestasi misal rangking 1 dapat piagam penghargaan dll
7. bahagia karena lulus suatu level pendidikan lulus tk sd smp sma sd doktor
8. bahagia karena diberikan kesehatan dan kesembuhan dr penyakit.
9. bahagia karena menang. menang perang menang pertandingan bola dll
10. bahagia karena bebas. bebas utang bebas penjara bebas merdeka dll
11. bahagia karena menyaksikan keindahan. keindahan alam musik film dll
12. bahagia karena dapat melakukan pekerjaan sesuai harapan.
13. bahagia karena orang lain bahagia. turut bahagia teman sukses. dll
14. bahagia karena terhindar dari musibah.
Minggu, 27 September 2015
tatsabbut penting
Kultum bada sholat dhuhur hari ini, di mesjid kampus unibraw malang begitu mengesankan, bukan karna bangunannya yang megah, tapi karena kultumnya yang dirasa begitu bermakna dan dalam, tema yang disampaikan ustad kultum pada saat itu adalah tentang tatsabbut, yakni mencari kebenaran suatu berita dan informasi sebelum menyampaikan dan menyebarluaskannya.
Ustad tersebut menyampaikan, di era globalisasi dan pesatnya teknologi informasi, semua orang menjadi lebih mudah dalam mengakses dan mendapatkan informasi dan berita, bahkan saat ini didalam genggaman melalui ponsel cerdas. namun amat disayangkan justru fenomena ini membawa dampak negatif dimana semakin mudahnya sesorang menelan mentah mentah berita dan informasi serta menyebarluaskannya tanpa berupaya mengecek sumber dan kebenaran berita dan informasi tersebut,
Benarlah hadist Rasulullah SAW yakni sudah cukup dikatakan pendusta bagi seseoarang yang menyampaikan semua yang didengarnya, maksud hadis ini adalah sudah di cap pendusta bila semua apa yang dia dengar selalu dia percayai dan dia sampaikan tanpa tatsabbut terlebih dahulu, karena boleh jadi dia mendengar berita dusta dari orang lain tanpa dia sadari dia sebarluaskan berita dusta tersebut.
Di era serba mudah mendapatkan informasi saat ini kita harus pandai memilih mana berita dan informasi yang membawa manfaat buat kehidupan kita didunia dan diakhirat, saya berasumsi bahwa berita dan informasi yang kita dengar dan kita lihat sehari hari mungkin hanya tinggal 5 % kurang saja dari 100% informasi yang benar benar bermanfaat buat kehidupan dunia dan akhirat kita, oleh karena itu mulailah saat ini seleksi cukup baca dan terima informasi yang bermanfaat saja, sedangkan 95% lainnya adalah informasi atau berita sampah yang tidak perlu kita lirik karena tidak membawa manfaat sedikitpun buat kehidupan kita, yang ada justru merusaka konsentrasi dan kefokusan kita terhadap apa yang sudah kita jalani. semoga bermanfaat.
Senin, 06 Juli 2015
Subhanallah betapa tidak berharganya kita dibanding alam jagat raya
Subuh tadi saya merenung, dibumi yang kita anggap sangat luas ini ternyata tidak ada apa apanya dalam alam jagat raya, seumur hidup ini saja belum semua bagian wilayah bumi yang terjelajahi, boro boro luar negeri, didalam negeri sendiri saja belum semua terjelajahi, saya belum pernah ke papua, belum pernah ke sumatra, ke sulawesi ke maluku dll teramat banyak tempat. sementara bumi ini ternya hanya kecil sekali, mungkin hanya ibarat sebutir debu di alam jagat raya semesta. Subhanallah.
Planet planet terdekat kita yang mengelilingi matahari (tata surya) hanya bagian terkecil dari galaksi bima sakti seperti gambar berikut :

Data sementara mengenai luasnya alam semesta, adalah sebagai berikut :
Bintang-bintang (serupa matahari, yang memiliki sumber cahaya sendiri, dengan ukuran yang lebih besar atau lebih kecil dari matahari ), diprediksi sekitar 30 milyar trilliun (3×10²²) buah.
Hanya satu Kata Allahuakbar.
maha besar Engkau Ya Allah yang telah menciptakan semua ini, belum lagi yang tidak kami ketahui di bagian yang terjauh sana di alam semesta ini sampai dimana ujungnya, Wallahualam (Allah yang maha tau)
kiranya pantas hamba senantiasa bersyukur dan memujimu ya Allah, Ya Allah masukan kami kedalam surgamu yang teramat luas yakni firdaus, amin
Planet planet terdekat kita yang mengelilingi matahari (tata surya) hanya bagian terkecil dari galaksi bima sakti seperti gambar berikut :
Data sementara mengenai luasnya alam semesta, adalah sebagai berikut :
– BUMI merupakan planet ke-3 dari susunan planet yang mengelilingi BINTANG yang bernama MATAHARI– Matahari adalah 1 dari sekitar 200 milyar bintang yang bergerak berputar bersama mengelilingi inti galaksi Milkyway/ Bima sakti. Jumlah galaksi-besar (large galaxi) ada 350 Milyar, dan galaksi kecil (dwarf galaxies) ada 7 trilliun buah– Galaksi Bimasakti bagian dari kumpulan galaksi lain membentuk gugusan galaksi, diprediksi ada 25 Milyar gugusan– Gugusan galaksi berkumpul membentuk super cluster, diprediksi ada 10 Juta super cluster
ADVERTISEMENT
Hanya satu Kata Allahuakbar.
maha besar Engkau Ya Allah yang telah menciptakan semua ini, belum lagi yang tidak kami ketahui di bagian yang terjauh sana di alam semesta ini sampai dimana ujungnya, Wallahualam (Allah yang maha tau)
kiranya pantas hamba senantiasa bersyukur dan memujimu ya Allah, Ya Allah masukan kami kedalam surgamu yang teramat luas yakni firdaus, amin
Sabtu, 24 Mei 2014
Syarat dan ketentuan shalat jamak dan qashar
Sumber : https://id-id.facebook.com/notes/abu-mudi/syarat-dan-ketentuan-shalat-jamak-dan-qashar/343825419039637
Syarat dan ketentuan shalat jamak dan qashar.
Karena ada pertanyaan via sms tentang tatacara jamak qashar shalat. Karena membutuhkan uraian panjang dan tak mungkin dijelaskan via smas maka kami menjawabnya di Facebook, semoga juga bermanfaat untuk saudara yang lain.
Syarat dan ketentuan shalat jamak dan qashar.
Salah satu rukhsah/keringanan yang Allah berikan kepada umat muslim adalah adanya kebolehan mengqashar (meringkas) shalat yang terdiri dari empat rakaat menjadi dua rakaat serta menjamak shalat dalam dua waktu dikerjkan dalam satu waktu.
Beberapa ketentuan bagi shalat qashar adalah:
- Kebolehan qashar shalat hanya berlaku bagi musafir/orang dalam perjalanan yang jarak perjalanan yang ditempuh dipastikan mencapai 2 marhalah; 16 parsakh atau 48 mil.
Dalam menentukan berapa kadar 2 marhalah terjadi perbedaan pendapat yang tajam dikalangan para ulama. Sebagian kalangan berkesimpulan bahwa 2 marhalah adalah 138,24 km (ini berdasarkan analisa atas pendapat bahwa 1 mil 6.000 zira` san satu zira` 48 cm)
Pendapat lain berkesimpulan bahwa 2 marhalah adalah 86,4 km, pendapat ini berdasarkan kepada pendapat yang dikuatkan oleh Ibnu Abdil Bar bahwa kadar 1 mil adalah 3.500 zira`. 1 Zira` 48 cm. Selain itu ada juga beberapa pandangan yang lain.
Shafar/perjalanan yang dibolehkan qashar shalat adalah
- safar/perjalanan yang hukumnya mubah, sedangkan safar dengan tujuan untuk berbuat maksiat (ma`shiah bis safr) misalnya perjalanan dengan tujuan merampok, berjudi dll) tidak dibolehkan untuk mengqashar shalat. Baru dikatakan safar maksiat (ma`shiah bis safr) bila tujuan dari perjalanannya memang untuk berbuat maksiat, sedangkan bila tujuan dasar perjalanannya adalah hal yang mubah namun dalam perjalanan ia melakukan maksiat (ma`shiat fis safr) maka safar yang demikian tidak dinamakan safar maksiat sehingga tetap berlaku baginya rukhsah qashar shalat dan rukhsah yag lain selama dalam perjalanan tersebut.
- perjalanannya tersebut harus mempunyai tujuan yang jelas, sehingga seorang yang berjalan tanpa arah tujuan yang jelas tidak dibolehkan qashar shalat.
- Perjalanan tersebut memiliki maksud yang saheh dalam agama seperti berniaga dll.
2. Telah melewati batasan daerahnya. Sedangkan apabila ia belum keluar dari kampungnya sendiri maka tidak dibolehkan baginya untuk jamak.
3. Mengetahui boleh qashar
Seseorang yang melaksanakan qashar shalat sedangkan ia tidak mengetahui hal tersebut boleh maka shalatnya tidak sah.
Ketiga ketentuan diatas juga berlaku pada jamak shalat dalam safar/perjalanan.
4. Shalat yang boleh diqashar hanya shalat 4 rakaat yang wajib pada asalnya. Adapun shalat sunat atau shalat yang wajib dengan sebab nazar tidak boleh diqashar. Sedangkan shalat luput boleh diqashar bila shalat tersebut tertinggal dalam safar/perjalanan yang membolehkan qashar, sedangkan shalat yang luput sebelum safar bila diqadha dalam masa safar maka tidak boleh diqashar. Demikian juga sebaliknya shalat yang luput dalam masa safar bila diqadha dalam masa telah habis safar maka tidak boleh diqashar.[1]
5. Wajib berniat qashar ketika takbiratul ihram. Contoh lafadh niatnya adalah:
اصلى فرض الظهر مقصورة
“saya shalat fardhu dhuhur yang diqasharkan”
Bila ia berniat qashar setelah takbiratul iharam maka tidak dibolehkan untuk qashar shalat.
6. Tidak mengikuti orang yang mengerjakan shalat secara sempurna (4 rakaat) walaupun hanya sebentar. Bila ia sempat mengikuti imam yang mengerjkan shalat secara sempurna maka shalatnya mesti dilakukan secara sempurna pula (4 rakaat).
7. Tidak terjadi hal-hal yang bertentangan dengan niatnya mengqashar shalat, misalnya timbul niat dalam hatinya untuk mengerjkan shalat secara sempurna( 4 rakaat) atau timbul keragu-raguan dalam hatinya setelah ia berniat qashar apakah sebaiknya ia mengerjakan shalat secara sempurna atau ia qashar saja. Bila timbul hal demikian maka shalatnya wajib disempurnakan (4 rakaat). Demikian juga wajib mengerjakan shalat secara sempurna bila timbul karagu-raguan dalam hatinya tentang niatnya apakah qashar ataupun shalat sempurna, walaupun dalam waktu cepat ia segera teringat bahwa niatnya adalah qashar.
8. Selama dalam shalat ia harus masih berstatus sebagai musafir.
Apabila dalam shalatnya hilang statusnya sebagai musafir misalnya karena kendaraan yang ia tumpangi telah sampai ke daerah tujuannya, atau ia berniat bermukim didaerah tersebut maka shalatnya tersebut wajib disempurnakan.
Shalat jamak.
Ada dua macam shalat jamak, jamak taqdim dan jamak ta`khir. Jamak taqdim adalah mengerjakan kedua shalat dalam waktu pertama, misalnya shalat ashar dikerjakan dalam waktu dhuhur, atau shalat isya dikerjakan dalam waktu maghrib. Sedangkan Jamak ta`khir adalah sebaliknya yaitu mengerjakan kedua shalat yang dijamak dalam waktu kedua, misalnya shalat dhuhur dikerjakan bersamaan dengan Ashar dalam waktu Ashar dan shalat maghrib dikerjakan bersamaan dengan Isya dalam waktu Isya.
Dari beberapa syarat dan ketentuan shalat jamak ada ketentuan umum yang berlaku bagi jamak taqdim dan takhir dan ada pula beberapa ketentuan khusus bagi jamak taqdim saja atau bagi jamak takhir saja.
Ketentuan dan syarat-syarat yang berlaku umum baik kepada jamak takhir dan kepada jamak taqdim adalah:
- Jamak bagi musafir dibolehkan apabila jarak perjalanannya mencapai dua marhalah dengan ketentuan sebagaimana pada pembahasan masalah qashar shalat (ketentuan no. 1, no. 2 dan no. 3 pada qashar juga berlaku pada jamak)
- Shalat yang boleh dijamak adalah shalat dhuhur dengan ashar dan shalat maghrib dengan Isya, kedua shalat tersebut juga boleh diqashar beserta jamak.
Adapun beberapa ketentuan khusus bagi jamak taqdim adalah:
- Niat jamak pada shalat pertama.Dalam shalat jamak taqdim, misalnya mengerjakan shalat dhuhur bersama ashar, ketika dalam shalat dhuhur wajib meniatkan bahwa shalat ashar dijamak dengan shalat dhuhur. Niat ini tidak diwajibkan harus dalam takbiratul ihram, tetapi boleh kapan saja selama masih dalam shalat bahkan boleh bersamaan dengan salam shalat dhuhur tersebut.
- Tertib, dalam mengerjakan shalat jamak taqdim harus terlebih dahulu dikerjakan shalat yang awal, misalnya dalam jamak dhuhur dengan Ashar harus terlebih dahulu dikerjakan dhuhur.
- Masih berstatus sebagai musafir hingga memulai shalat yang kedua
- Meyakini sah shalat yang pertama.
- Beriringan, antara kedua shalat tersebut harus dikerjakan secara beriringan. Kadar yang menjadi pemisah antara dua shalat tersebut adalah minimal kadar dua rakaat shalat yang ringan. Bila setelah shalat pertama diselangi waktu yang lebih dari kadar dua rakaat shalat ringan maka tidak dibolehkan lagi untuk menjamak shalat tersebut tetapi shalat kedua harus dikerjakan pada waktunya yang asli.
Bila ingin melaksakan shalat sunat rawatib maka terlebih dahulu shalat sunat qabliah dhuhur (misalnya menjamak maghrib dengan Isya) selanjutnya shalat fardhu Maghrib dan Isya kemudian shalat sunat ba`diyah Maghrib kemudian Qabliah Isya dan Ba`diyah Isya.
Ketentuan Khusus pada Jamak Takhir.
- Niat jamak takhir dalam waktu shalat yang pertama. Dalam jamak takhir ketika kita amsih berada dalam waktu shalat pertama kita harus mengkasadkan bahwa shalat waktu tersebut akan kita jamak ke waktu selanjutnya. Batasan waktu shalat pertama yang dibolehkan untuk diqasadkan jamak adalah selama masih ada waktu kadar satu rakaat shalat.
- Masih berstatus sebagai musafir hingga akhir shalat yang kedua.
Pada jamak takhir tidak disyaratkan harus tertib (boleh mengerjakan shalat dhuhur dulu atau ashar dulu pada masalah menjamak dhuhur dalam waktu ashar) serta tidak wajib beriringan/wila`, sehingga setelah mengerjakan shalat pertama boleh saja diselangi beberapa waktu kemudian baru shalat yang kedua.
Referensi;
Fathul Mu`in dan Hasyiah I`anatuth Thalibin jilid 2 hal 98-104 Cet. Tohaputra
Tanwir Qulub hal 172-175 cet. Hidayah
Langganan:
Postingan (Atom)